Ilustrasi Deposito yang Menguntungkan

Cara Deposito yang Menguntungkan

Deposito yang menguntungkan itu yang bagaimana sebenarnya. Mengingat bahwa laju tingkat inflasi, terutama tingkat inflasi riil itu semakin besar dari waktu ke waktu dan akan secara terus menerus menggerogoti dan menggerus nilai uang, sehingga akan semakin menurun daya belinya. Hal ini bisa dirasakan nyata, yakni jika dulu kala di sekitar tahun 70 an, harga semangkuk bakso ialah bisa dibeli dengan harga 2 ribu Rupiah saja, tapi pada saat ini jangankan 5 ribu Rupiah, harga semangkuk bakso sudah naik berlipat ganda harganya hingga mencapai 10 ribu Rupiah atau 15 ribu Rupiah semangkuk, bahkan lebih. Sehingga jika berdasarkan pada tingkat inflasi hasil release versi BPS yang masih dalam kisaran satu digit per tahunnya meski tingkat inflasi real sudah lebih dari itu, maka deposito akan masih bisa menguntungkan.

Guna memaksimalkan hasil deposito maka harus dibandingkan dengan nilai inflasi. Berikut ini ialah cara deposito yang menguntungkan.

Pilih Deposito dengan Tingkat Suku Bunga yang Tertinggi

Tingkat suku bunga deposito tertinggi dari suatu bank biasanya ialah tingkat suku bunga untuk deposito dengan tenor jangka waktu yang paling panjang. Sehingga biasanya tingkat suku bunga deposito berjangka waktu 24 bulan akan lebih tinggi jika dibandingkan dengan tingkat suku bunga deposito berjangka waktu 12 bulan, dan juga akan lebih tinggi jika dibandingkan dengan tingkat suku bunga deposito berjangka waktu 6 bulan, serta masih akan lebih tinggi jika dibandingkan dengan tingkat suku bunga deposito berjangka waktu 3 bulan, begitu juga secara berturut-turut masih akan lebih tinggi jika dibandingkan dengan tingkat suku bunga deposito berjangka waktu 1 bulan. Semakin panjang tenor jangka waktu deposito nya maka biasanya akan semakin tinggi tingkat suku bunga nya. Sehingga pilih deposito dengan jangka waktu yang paling lama yang menawarkan suku bunga yang paling tinggi. Lalu usahakan agar tidak mencairkan deposito tersebut sebelum selesai jangka waktunya, agar tidak terkena denda penalti yang akan mengurangi hasil nya.

Pilih Deposito yang Aman

Namun selain pertimbangan tinggi tingkat suku bunga nya  maka deposito yang menguntungkan itu ialah juga yang aman. Aman itu dalam arti bisa dicairkan utuh pada saat jatuh tempo, berikut dengan tambahan hasil bunga nya. Mengingat tingkat suku bunga deposito yang dijamin di LPS (Lembaga Penjamin Simpanan) pada BPR (Bank Perkreditan Rakyat) itu lebih tinggi jika dibandingkan dengan tingkat suku bunga deposito yang dijamin LPS di BU (Bank Umum) maka bisa memilih untuk melakukan deposito tersebut di beberapa BPR jika dibandingkan menanamkan deposito di BU, guna memaksimalkan hasilnya dan tetap terjaga aman, terjamin oleh LPS. Tak akan ada gunanya mendapat tingkat suku bunga deposito yang tinggi jika tidak aman, dan tidak bisa kembali utuh berikut bunga depositonya.

Usahakan Bebas Pajak secara Legal

Lalu guna lebih memaksimalkan hasilnya lagi maka tingkat suku bunga deposito tersebut juga harus secara utuh diterima, agar bisa mengimbangi laju tingkat inflasi. Dengan demikian maka nilai uang yang didepositokan tidak akan lebih rendah dari tingkat inflasinya, demi menjaga nilai daya belinya. Oleh karenanya usahakan agar suku bunga deposito yang diterima tidak terpotong pajak dan denda serta biaya administrasi lainnya  yang akan mengurangi hasil depositonya, karena jika hasil deposito itu lebih rendah dari tingkat inflasi  maka hal ini merugikan, bukan mendatangkan untung, tapi hanya sekedar meminimalisir kerugian dan penurunan daya beli uang tersebut dari waktu ke waktu.

Secara legal, bebas pajak akan diperoleh jika nominal depositonya ialah dibawah atau senilai 7,5 juta Rupiah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *